Selasa, 30 Maret 2021

Edukasi Pilah Sampah, Hengky Kurniawan Imbau Manfaatkan Sampah Plastik

  

Penanaman pohon di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Senin, 29 Maret 2021. /Dok. KBB
Penanaman pohon di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat Senin 29 Maret 2021.

Sosialisasi peduli sampah dan edukasi pilah sampah digelar Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Bandung Barat, Senin, 29 Maret 2021.

Acara itu diramaikan oleh kegiatan membersihkan area sekitar Sungai Citarum, Desa Galanggang, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.  

Wakil Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan mengedukasi warga untuk memilah sampah mulai dari rumah.

“Saya berharap warga Bandung Barat tergerak untuk berpartisipasi dan ikut andil bersama pemerintah untuk lebih peduli terhadap lingkungan, serta bersama-sama merawat lingkungan di sekitar kita. Dengan mulai membiasakan diri memilah sampah dari rumah,” kata Hengky Kurniawan dalam keterangan resmi yang diterima.

Menurut dia, program ini sekaligus memberikan edukasi bagaimana masyarakat dapat menjaga lingkungan hidupnya, dan memahami proses pemilihan sampah yang baik. 

Masih banyak masyarakat yang memandang sebelah mata terhadap sampah, terutama sampah plastik. 

“Padahal kenyataannya, tidak semua sampah plastik itu tidak bernilai. Ada jenis sampah plastik yang bisa dimanfaatkan dan malah menambah nilai ekonomi untuk masyarakat. Seperti salah satu contohnya adalah sampah plastik berbahan dasar PET,” tambah Hengky Kurniawan. 

Selain program sosialisasi peduli sampah dan edukasi pilah sampah akan ada edukasi kepada seluruh masyarakat untuk lebih peduli dengan keindahan dan kesehatan lingkungan agar terbebas dari sampah dengan cara bercocok tanam. 

Bercocok tanam, kata dia, adalah salah satu aktivitas yang perlu untuk ditanamkan sejak dini dalam keluarga.

Tidak hanya berfungsi untuk penghijauan ataupun keindahan lingkungan sekitar rumah, tanaman pun dapat menjadi salah satu sumber pangan keluarga. 

Salah satu bentuk kreativitas yang bisa dilakukan dalam bercocok tanam adalah dengan memanfaatkan sampah yang ada disekitar rumah. Sampah botol atau galon plastik adalah salah satu sampah yang dapat dialih fungsikan sebagai wadah tanaman. 

Sekarang ini juga marak di kalangan masyarakat tentang penggunaan ulang (reuse) botol/galon plastik air mineral untuk media tanam hidroponik. Selain menjaga lingkungan, tanaman hidroponik juga dinilai lebih sehat untuk tubuh. 

Selain program edukasi pemilahan sampah yang bertujuan untuk mendukung kegiatan sirkular ekonomi, program kolaborasi dengan Kabupaten Bandung Barat ini juga menggelar lomba menanam tanaman secara hidroponik dengan media tanam menggunakan botol atau galon bekas berbahan PET.  

Program ini secara khusus menyasar kelompok PKK dan masyarakat di desa-desa yang berlokasi di Bandung Barat untuk turut berpartisipasi. 

Le Minerale yang turut bersama DLHK Bandung Barat menggelar sosialisasi ini, mendorong fasilitasi ide kreatif masyarakat yang antusias, untuk menggunakan ulang botol maupun galon bekas yang sudah tidak terpakai. 

“Selain lingkungannya menjadi lebih asri, kesehatan masyarakat pun turut terjaga dengan menanam tanaman hidroponik yang sehat dan bisa langsung dikonsumsi," kata Febri Hutama, Marketing Manager Le Minerale.

Edukasi ini, kata Febri, akan berlangsung secara online sampai ke desa-desa. Untuk mendukung program ini Le Minerale akan menyumbangkan satu unit motor sampah kepada Kabupaten Bandung Barat. 

Selain itu juga akan ada hadiah menarik berupa uang tunai puluhan juta rupiah untuk para peserta lomba hidroponik yang berpartisipasi di program ini. (*)

Laporan : Nendi

Tidak ada komentar:

Featured Entries

Iyos Somantri Wakili Kukuhkan Pengurus DARKUM Dan HAM- Zino Media

 Wakil Bupati Sukabumi (Wabup) H. Iyos Somantri Mewakili Bupati Sukabumi mengukuhkan Febby Cipta, Pelajar SMA Negeri 1 Lengkong sebagai Ketu...